Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin, serta Program Studi Dermatologi dan Venereologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran melaksanakan pelatihan BSS (Basic Skin Surgery) periode Oktober 2019. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari yaitu pada tanggal 17 s.d. 18 Oktober 2019 di Gedung Rumah Sakit Pendidikan (RSP), Jl. Eijkman No. 38 Bandung. Peserta BSS yang terdaftar sebanyak 16 peserta, 13 peserta berasal dari Program Studi Dermatologi dan Venereologi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, dan 3 peserta berasal dari Program Studi Dermatologi dan Venereologi Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.
Hari pertama pelatihan diisi oleh rangkaian materi yang diberikan oleh berbagai narasumber, diantaranya Osmond Muftilov Pison, dr., SpAn sebagai dokter spesialis anestesi dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, yang memberikan materi pada sesi pertama, Asmaja D. Soedarwoto, dr., SpKK(K), Prof. Dr. Endang Sutedja, dr., SpKK(K), Inne Arline Diana, dr., SpKK(K), sebagai dokter spesialis Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, yang memberikan materi pada sesi kedua dan seterusnya. Sedangkan pada hari kedua diisi oleh Master of Master Basic Skin Surgery, Kartika Ruchiatan, dr., SpKK(K)., M.Kes yang menjelaskan berbagai teknis, keterampilan, dan keahlian BSS. Setelahnya dilanjutkan dengan praktikum para peserta yang dipandu oleh instruktur dan pelatih BSS dari Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran yaitu, Risa Miliawati N. H., dr., SpKK., Eva Krishna Sutedja, dr., M.Kes., SpKK., Pati Aji Achdiat, dr., SpKK., M.Kes.
Sekretaris dan perwakilan Kolegium Dermatologi dan Venereologi Indonesia yang memberikan sambutan pada pelatihan tersebut, Dr. Reti Hindritiani, dr., SpKK(K) (2019:17), menjelaskan bahwa “Pelatihan BSS ditujukan untuk para residen/peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) sebagai salah satu syarat peserta untuk mengikuti Ujian Nasional/Board. Pelatihan akan dilaksanakan rutin dua kali dalam satu tahun di setiap Institusi Pendidikan Dokter Spesialis (IPDS). Untuk selanjutnya, setiap IPDS bertindak sebagai penyelenggara mandiri pelatihan BSS dengan peserta dari program studi mereka atau gabungan dengan program studi lainnya seperti yang dilaksanakan Unpad ini”.